Perkuat Dakwah Al-Qur’an, Wahdah Islamiyah Bakal Kukuhkan 10.000 Guru di Masjid Istiqlal
- account_circle Fahroji
- calendar_month Selasa, 4 Agt 2026 |
- 13:10 WIB
- print Cetak

Lingkar Pantura — Wahdah Islamiyah dijadwalkan akan melaksanakan prosesi pengukuhan bagi 10.000 guru Al-Qur’an dalam rangkaian pembukaan Muktamar V. Acara besar ini akan berlangsung pada Sabtu, 22 Agustus 2026, bertempat di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.
Agenda pengukuhan massal ini merupakan salah satu poin utama dalam muktamar tersebut. Selain sebagai bentuk apresiasi tinggi bagi para pendidik, langkah ini bertujuan untuk memperkuat peran strategis pengajar Al-Qur’an yang tersebar di seluruh pelosok negeri.
Sekjen DPP Wahdah Islamiyah, Ustaz Syaibani Mujiono, menjelaskan bahwa momen ini adalah penegasan kembali atas visi organisasi terhadap dakwah Al-Qur’an. “Pengukuhan ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi para guru untuk terus berdakwah. Kami meyakini bahwa kejayaan umat dan kekuatan bangsa akan terwujud seiring dengan meningkatnya pemahaman serta pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat,” tuturnya pada Senin (3/8/2026).
Peserta yang akan mengikuti pengukuhan berasal dari beragam bidang pendidikan Al-Qur’an, mulai dari guru Dirosa, TK-TPA, Tahsin, Tahfidz, Terjemah Al-Qur’an, Tarbiyah, Dirosa Anak/BTHQ, Tafsir Al-Qur’an, hingga guru di jenjang TKIT, SDIT, SMPIT, dan SMAIT. Selain itu, alumni STIBA dan Sekolah Da’i juga akan mengikuti prosesi tersebut.
Panitia membuka kesempatan bagi para guru Al-Qur’an untuk mengikuti pengukuhan secara langsung di Jakarta maupun secara daring melalui kegiatan nonton bersama (nobar) yang diselenggarakan di Dewan Pengurus Daerah (DPD) atau Majelis Wilayah Daerah (MWD) Wahdah Islamiyah di masing-masing wilayah.
Pengukuhan 10.000 guru Al-Qur’an diharapkan menjadi momentum memperkuat dakwah dan pendidikan Al-Qur’an di Indonesia sekaligus menegaskan kontribusi para guru dalam mencetak generasi yang memahami, mengamalkan, dan mengajarkan nilai-nilai Al-Qur’an.
“Harapannya kegiatan ini memberikan motivasi bagi yang lain untuk ikut terlibat dalam pengajaran Al-Qur’an. Apakah sebagai peserta, apakah sebagai guru, apakah sebagai penopang, dan apa saja yang bisa kita kontribusikan. Karena berangkat dari hadis, bahwa sebaik-baik manusia adalah yang belajar Al-Qur’an, dan kemudian mengajarkan juga Al-Qur’an itu,” harap Ustaz Syaibani.
Panitia mengimbau para guru Al-Qur’an yang memenuhi kriteria untuk segera mendaftarkan diri sebelum pelaksanaan Muktamar V Wahdah Islamiyah 2026. Silakan segera mengisi formulir pendaftaran melalui link berikut: Ikhwah (https://s.wahdah.or.id/guru-ngaji-muktamarv-wi), Akhwat (https://s.wahdah.or.id/pesertawisudapengajarquran). Call Center wa.me/6285298548229.*
- Penulis: Fahroji

