Minggu, 13 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Mahasiswa KKN Undip Edukasi Warga Pendowo soal QRIS dan Keamanan Transaksi

Mahasiswa KKN Undip Edukasi Warga Pendowo soal QRIS dan Keamanan Transaksi

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026 |
  • 23:17 WIB
  • print Cetak

Lingkar Pantura — Sejumlah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim II Universitas Diponegoro menggelar edukasi literasi keuangan digital di Desa Pendowo, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, pada 5 hingga 6 Agustus 2026. Materi disampaikan oleh dua narasumber, Dhiya Salsabila dari Program Studi Ekonomi dan Majda Nabila Weme dari Program Studi Akuntansi Perpajakan, dengan sasaran yang berbeda tiap harinya, yakni masyarakat umum pada hari pertama dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pada hari kedua.

Pada hari pertama, Rabu (5/8/2026), Dhiya membawakan materi bertajuk “Literasi Digitalisasi Keuangan” di hadapan warga Desa Pendowo. Ia menjelaskan bahwa digitalisasi keuangan pada dasarnya adalah pergeseran cara bertransaksi dari yang semula tunai atau manual menjadi berbasis aplikasi, seperti mobile banking, dompet digital, maupun QRIS.

“QRIS itu satu kode QR resmi dari Bank Indonesia yang bisa menerima pembayaran dari semua aplikasi dompet digital dan mobile banking sekaligus, jadi pedagang tidak perlu pasang banyak kode QR berbeda,” kata Dhiya, saat memberikan materi di hadapan warga Desa Pendowo.

Pada sesi yang sama, Majda turut menyampaikan materi “Keamanan Transaksi Digital: Mengenal QRIS dan Modus Penipuan” kepada masyarakat umum. Ia memaparkan sejumlah modus penipuan yang kerap menyasar pengguna QRIS, di antaranya penempelan stiker QRIS palsu di atas kode QR asli milik toko, kode QR donasi bohongan yang mengatasnamakan lembaga sosial, hingga modus pelaku yang mengaku salah transfer untuk memancing korban mengirim balik sejumlah uang.

“Screenshot bukti pembayaran itu bisa saja diedit, jadi jangan langsung percaya sebelum benar-benar mengecek notifikasi atau mutasi rekening,” kata Majda.

Pada hari kedua, Kamis (6/8/2026), kedua materi kembali disampaikan dengan sasaran khusus pelaku UMKM Desa Pendowo. Dhiya kembali memandu peserta memahami manfaat QRIS bagi usaha, termasuk penjelasan bahwa merchant discount rate (MDR) untuk transaksi di bawah Rp500 ribu ditetapkan sebesar 0 persen oleh Bank Indonesia, sehingga nominal yang diterima penjual tidak terpotong. Ia turut memandu proses pendaftaran QRIS secara langsung bagi peserta yang belum memiliki kode QR usaha.

Berdasarkan diskusi dengan peserta, mayoritas pelaku UMKM Desa Pendowo memilih mendaftarkan QRIS usahanya melalui aplikasi DANA, bukan penyedia lain, dengan pertimbangan kemudahan proses dan kebiasaan pemakaian aplikasi tersebut di kalangan warga. Pendaftaran melalui DANA Bisnis dilakukan dengan alur serupa seperti penyedia QRIS pada umumnya, yakni verifikasi nomor telepon, unggah KTP dan swafoto, pengisian data usaha, hingga pencetakan kode QR yang siap dipasang di lapak atau meja kasir.

Materi keamanan transaksi yang dibawakan Majda pada hari kedua lebih menekankan sisi praktis bagi pemilik usaha, seperti pentingnya memeriksa nama penerima yang muncul pada layar transaksi sebelum menyerahkan barang, sebab QRIS palsu yang ditempel di atas QRIS resmi toko akan mengarahkan dana ke rekening pelaku, bukan ke rekening usaha yang dituju. Ia juga menjelaskan langkah pelaporan bila penipuan sudah terlanjur terjadi, yakni menghubungi call center penyedia dompet digital atau bank penerbit, melaporkan rekening penerima ke kanal pengaduan resmi, menyampaikan aduan ke Bank Indonesia melalui BICARA di nomor 131, serta melapor ke Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) di bawah Otoritas Jasa Keuangan.

Kegiatan edukasi dua hari ini merupakan bagian dari rangkaian program kerja multidisiplin II Tim II KKN-R Undip 2025/2026 di Desa Pendowo, yang turut menyasar sejumlah persoalan lain di desa tersebut, mulai dari penguatan legalitas usaha UMKM hingga tata kelola pemerintahan desa. Tim KKN dijadwalkan masih berada di lokasi hingga pertengahan Agustus untuk menuntaskan program kerja yang telah disusun bersama perangkat desa.*

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Amankan 21 Orang dan Uang Tunai Rp2 Miliar Lebih terkait Dugaan Korupsi Proyek dan Jual-Beli Jabatan Bupati Pemalang

    KPK Amankan 21 Orang dan Uang Tunai Rp2 Miliar Lebih terkait Dugaan Korupsi Proyek dan Jual-Beli Jabatan Bupati Pemalang

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Lingkar Pantura — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah melakukan penyelidikan rahasia yang berujung pada operasi penangkapan sejumlah terduga pelaku korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang. Hal tersebut disampaikan juru bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di Jakarta pada Rabu, 29 Juli 2026. Menurut Budi, dalam operasi tersebut tim KPK berhasil mengamankan total 21 orang dari […]

  • Pemerintah Tegas Ingatkan Masyarakat Agar Bijak Gunakan Ruang Digital

    Pemerintah Tegas Ingatkan Masyarakat Agar Bijak Gunakan Ruang Digital

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Lingkar Pantura – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, secara tegas mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam memanfaatkan ruang digital di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. Dalam pernyataannya, Meutya menekankan pentingnya kesadaran publik terhadap berbagai potensi risiko di dunia digital, termasuk penyebaran hoaks, disinformasi, serta konten negatif yang dapat merugikan masyarakat luas. Ia juga […]

  • Keberuntungan Nasabah Slawi dan Demak: Bawa Pulang Innova Zenix dari Bank Jateng

    Keberuntungan Nasabah Slawi dan Demak: Bawa Pulang Innova Zenix dari Bank Jateng

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Lingkar Pantura – Dua nasabah setia Bank Jateng, Prihatiningsih dari Cabang Slawi dan Sri Rowati dari Cabang Demak, mendapatkan keberuntungan besar pada Minggu, 2 Agustus 2026. Keduanya berhasil memenangkan hadiah utama berupa mobil Toyota Innova Zenix Hybrid dalam acara Undian Tabungan Bima yang digelar di Mal 23 Semarang. Acara pengundian yang berlangsung semarak ini mencakup […]

  • Prabowo Kirim 50.000 Paket Sembako untuk Korban Gempa di NTT

    Prabowo Kirim 50.000 Paket Sembako untuk Korban Gempa di NTT

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Lingkar Pantura – Presiden Prabowo Subianto mengirimkan 50.000 paket sembako bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8). Bantuan Presiden (Banpres) tersebut menjadi bentuk respons cepat pemerintah dalam menangani dampak bencana dan membantu memenuhi kebutuhan warga terdampak. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa bantuan tersebut telah diberangkatkan menuju Maumere. […]

  • Tuntas 100 Persen, Satgas TMMD Kodim 1807/Sorong Selatan Rampungkan Rehabilitasi 5 Unit MCK di Kampung Sesor

    Tuntas 100 Persen, Satgas TMMD Kodim 1807/Sorong Selatan Rampungkan Rehabilitasi 5 Unit MCK di Kampung Sesor

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Lingkar Pantura – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 TA 2026 Kodim 1807/Sorong Selatan berhasil menyelesaikan rehabilitasi lima unit fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di Kampung Sesor, Distrik Wayer, Kabupaten Sorong Selatan. Pada hari ke-10 pelaksanaan (H+9), Jumat (24/7/2026), progres pekerjaan fisik tersebut telah mencapai angka 100 persen dan kini sudah siap digunakan sepenuhnya […]

  • Rasio Belanja Pegawai Masih di Bawah Ambang Batas, Pemprov Jateng Pastikan Pembayaran Gaji ASN Tetap Lancar

    Rasio Belanja Pegawai Masih di Bawah Ambang Batas, Pemprov Jateng Pastikan Pembayaran Gaji ASN Tetap Lancar

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Lingkar Pantura – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN) baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) masih aman dan tidak mengalami kendala. Meski demikian, pemerintah daerah bersama pemerintah pusat tengah membahas sinkronisasi kebutuhan belanja pegawai, menyusul banyaknya kabupaten/kota yang memiliki rasio belanja pegawai di atas […]

expand_less