Minggu, 13 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Driver Ojol Jadi UMKM: Makin Sejahtera atau Merana? Ini Temuan Diskusi Paramadina

Driver Ojol Jadi UMKM: Makin Sejahtera atau Merana? Ini Temuan Diskusi Paramadina

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026 |
  • 22:37 WIB
  • print Cetak

Lingkar Pantura – Rencana pemerintah menetapkan pengemudi ojek online (ojol) sebagai pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu agenda kebijakan yang berpotensi membawa perubahan besar bagi jutaan pekerja platform digital di Indonesia. Di satu sisi, kebijakan tersebut dipandang mampu memberikan kepastian hukum, memperluas akses terhadap pembiayaan, pelatihan, legalitas usaha, serta berbagai program pemberdayaan UMKM. Namun di sisi lain, perubahan status tersebut juga memunculkan pertanyaan mengenai dampaknya terhadap produktivitas, kesejahteraan driver, hubungan kemitraan dengan perusahaan aplikasi, perlindungan sosial, hingga keberlanjutan ekosistem ekonomi digital nasional.

Berangkat dari pentingnya memastikan bahwa kebijakan tersebut benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat, Universitas Paramadina bersama Paramadina Public Policy Institute (PPPI), Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), dan Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia menyelenggarakan Diskusi Publik bertajuk “Driver Ojol Menjadi UMKM: Makin Sejahtera atau Makin Merana” pada Jumat (31/7/2026). Diskusi dimoderatori oleh Fadhila Maulida, Peneliti Pusat Ekonomi Digital dan UMKM INDEF.

Dalam sambutannya, Managing Director Paramadina Public Policy Institute (PPPI), Muhamad Rosyid Jazuli, menegaskan bahwa perkembangan ekonomi digital telah membawa perubahan besar terhadap struktur pasar kerja Indonesia. Platform digital telah membuka kesempatan kerja bagi jutaan masyarakat, namun pada saat yang sama juga menghadirkan tantangan baru terkait regulasi, hubungan kemitraan, perlindungan pekerja, hingga tata kelola ekonomi digital.

Menurut Rosyid, perubahan status driver menjadi UMKM tidak boleh dipahami semata sebagai perubahan administratif, tetapi harus menjadi momentum untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat dan menciptakan ekosistem transportasi online yang lebih adil dan berkelanjutan. “Kebijakan publik harus disusun berdasarkan data, bukti, dan dialog yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Yang terpenting bukan sekadar mengubah status driver menjadi UMKM, tetapi memastikan bahwa perubahan tersebut benar-benar meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujar Rosyid.

Ia menambahkan bahwa diskusi publik ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Paramadina dan PPPI dalam menghadirkan rekomendasi kebijakan berbasis riset yang mampu menjembatani kepentingan pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

Sebagai keynote speaker, Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM RI, M. Riza Damanik, menjelaskan bahwa pemerintah saat ini sedang menyusun regulasi yang mengatur hubungan kemitraan antara perusahaan aplikasi dan driver ojol dalam kerangka pemberdayaan UMKM. Menurutnya, perkembangan ekonomi berbasis platform digital telah menciptakan model usaha baru yang belum sepenuhnya terakomodasi dalam kerangka regulasi yang ada. Karena itu, pemerintah berupaya menghadirkan kepastian hukum yang mampu menjawab dinamika baru tersebut.

Riza menjelaskan bahwa terdapat lima tujuan utama dari kebijakan tersebut. Pertama, memberikan kepastian status hukum bagi driver yang selama ini berada dalam posisi yang belum memiliki landasan regulasi yang jelas. Kedua, memperkuat hubungan kemitraan yang lebih setara antara perusahaan aplikasi dan para pengemudi sehingga hak serta kewajiban kedua belah pihak dapat diatur secara lebih transparan. Ketiga, memberikan perlindungan terhadap praktik-praktik yang berpotensi merugikan driver, termasuk penghentian kemitraan secara sepihak maupun ketidakjelasan berbagai komponen biaya yang dikenakan dalam hubungan kemitraan. Keempat, membuka akses yang lebih luas bagi driver terhadap berbagai program pemberdayaan UMKM yang selama ini belum sepenuhnya dapat dimanfaatkan oleh para pengemudi transportasi online. Kelima, menjaga keberlanjutan ekosistem transportasi online sehingga mampu terus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus menciptakan peluang usaha yang sehat bagi seluruh pelaku.

Pemerintah, lanjut Riza, juga tengah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung apabila kebijakan tersebut diterapkan. Fasilitas tersebut meliputi penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB), akses Kredit Usaha Rakyat (KUR), pendampingan hukum, literasi kewirausahaan, literasi keuangan, penguatan kelembagaan ekonomi kolektif, hingga mekanisme penyelesaian sengketa melalui platform SAPA UMKM. “Kami ingin memastikan bahwa apabila driver masuk dalam ekosistem UMKM, mereka memperoleh manfaat nyata berupa akses terhadap pembiayaan, pelatihan, legalitas usaha, dan perlindungan yang lebih baik,” jelasnya.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keberuntungan Nasabah Slawi dan Demak: Bawa Pulang Innova Zenix dari Bank Jateng

    Keberuntungan Nasabah Slawi dan Demak: Bawa Pulang Innova Zenix dari Bank Jateng

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Lingkar Pantura – Dua nasabah setia Bank Jateng, Prihatiningsih dari Cabang Slawi dan Sri Rowati dari Cabang Demak, mendapatkan keberuntungan besar pada Minggu, 2 Agustus 2026. Keduanya berhasil memenangkan hadiah utama berupa mobil Toyota Innova Zenix Hybrid dalam acara Undian Tabungan Bima yang digelar di Mal 23 Semarang. Acara pengundian yang berlangsung semarak ini mencakup […]

  • Jateng Minimarket Bencana, Ahmad Luthfi Minta PMI Jadi Garda Depan

    Jateng Minimarket Bencana, Ahmad Luthfi Minta PMI Jadi Garda Depan

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Lingkar Pantura – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta Palang Merah Indonesia (PMI) memperkuat sistem respons cepat menghadapi berbagai potensi bencana. Jawa Tengah menjadi salah satu wilayah dengan potensi bencana paling beragam di Indonesia. Gubernur Ahmad Luthfi meminta PMI harus menjadi garda terdepan dalam penanganan darurat yang mampu bergerak cepat mulai tahap prabencana hingga pemulihan […]

  • Muhammad Raihan Fadila Sabet Emas, Indonesia Berjaya di Kyorugi Asian Taekwondo Open 2026

    Muhammad Raihan Fadila Sabet Emas, Indonesia Berjaya di Kyorugi Asian Taekwondo Open 2026

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Lingkar Pantura – Dominasi Indonesia sebagai tuan rumah semakin tak terbendung dalam ajang 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026. Setelah sebelumnya sukses mengamankan gelar juara umum di kategori poomsae (seni), kini giliran para atlet kategori kyorugi (tarung) yang unjuk gigi menambah koleksi medali emas bagi Merah Putih. Salah satu bintang yang bersinar di arena adalah Muhammad Raihan Fadila. […]

  • Prabowo Kirim 50.000 Paket Sembako untuk Korban Gempa di NTT

    Prabowo Kirim 50.000 Paket Sembako untuk Korban Gempa di NTT

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Lingkar Pantura – Presiden Prabowo Subianto mengirimkan 50.000 paket sembako bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8). Bantuan Presiden (Banpres) tersebut menjadi bentuk respons cepat pemerintah dalam menangani dampak bencana dan membantu memenuhi kebutuhan warga terdampak. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa bantuan tersebut telah diberangkatkan menuju Maumere. […]

  • Buka Musda V Dekopinda, Bupati Anom Menilai Kualitas dan Soliditas SDM Menentukan Kemajuan Koperasi

    Buka Musda V Dekopinda, Bupati Anom Menilai Kualitas dan Soliditas SDM Menentukan Kemajuan Koperasi

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Lingkar Pantura – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, membuka Musyawarah Daerah (Musda) V Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Pemalang di aula gedung Dekopinda setempat, Selasa (21/7/2026). Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa kemajuan koperasi tidak ditentukan oleh jenis usaha yang dijalankan, melainkan oleh kualitas sumber daya manusia (SDM) dan soliditas anggotanya. “Dengan semangat gotong royong dan […]

  • Pantai Widuri: Destinasi Wisata Menarik di Kabupaten Pemalang

    Pantai Widuri: Destinasi Wisata Menarik di Kabupaten Pemalang

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Pengenalan Pantai Widuri Pantai Widuri terletak di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, dan menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik di kawasan ini. Terhitung sebagai salah satu pantai yang ikonik, Pantai Widuri menyuguhkan pemandangan yang menawan dengan hamparan pasir putih dan laut biru yang luas. Lokasi pantai ini cukup strategis, berjarak sekitar 5 kilometer dari pusat […]

expand_less