Rabu, 26 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Driver Ojol Jadi UMKM: Makin Sejahtera atau Merana? Ini Temuan Diskusi Paramadina

Driver Ojol Jadi UMKM: Makin Sejahtera atau Merana? Ini Temuan Diskusi Paramadina

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026 |
  • 22:37 WIB
  • print Cetak

Namun demikian, Riza juga menegaskan bahwa regulasi tersebut masih berada dalam proses pembahasan lintas kementerian dan lembaga. Pemerintah masih terus melakukan konsultasi dengan berbagai komunitas driver, perusahaan aplikasi, serta para pemangku kepentingan lainnya agar regulasi yang dihasilkan benar-benar mampu menjawab kebutuhan seluruh pihak. Bagi pemerintah, keberhasilan kebijakan tidak hanya diukur dari jumlah driver yang nantinya memiliki Nomor Induk Berusaha atau terdaftar sebagai UMKM, tetapi juga dari sejauh mana kebijakan tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan pengemudi sekaligus menjaga keberlanjutan industri transportasi berbasis aplikasi di Indonesia.

Direktur Program Paramadina Public Policy Institute (PPPI), Annisa R. Leofianti, M, mengajak peserta melihat perubahan status driver ojol bukan hanya sebagai isu hukum atau ekonomi, melainkan juga sebagai persoalan psikologis yang menyangkut identitas, rasa aman, kesejahteraan, dan kualitas hidup para pengemudi. Menurut Annisa, pekerjaan sebagai driver ojol telah berkembang menjadi sumber penghidupan utama bagi jutaan masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, setiap perubahan kebijakan harus mempertimbangkan dampaknya terhadap individu yang menjalani pekerjaan tersebut setiap hari.

Annisa memaparkan hasil survei terhadap 1.000 driver ojol dari berbagai wilayah di Indonesia. Survei tersebut menunjukkan bahwa karakteristik pengemudi sangat beragam, baik dari sisi usia, tingkat pendidikan, maupun latar belakang pekerjaan. Tidak sedikit driver yang sebelumnya bekerja di sektor formal, kemudian beralih menjadi pengemudi akibat pemutusan hubungan kerja (PHK), pensiun dini, atau terbatasnya kesempatan kerja.

Temuan lain menunjukkan bahwa 72 persen responden menjadikan pekerjaan sebagai driver ojol sebagai sumber penghasilan utama, sedangkan 87 persen telah bekerja lebih dari satu tahun. Data tersebut memperlihatkan bahwa pekerjaan sebagai pengemudi platform digital telah menjadi bagian penting dari struktur pasar kerja Indonesia dan tidak lagi dapat dipandang sebagai pekerjaan sementara. Berdasarkan temuan tersebut, Annisa mengingatkan bahwa perubahan status menjadi UMKM harus benar-benar menghasilkan peningkatan kesejahteraan, bukan sekadar memindahkan tanggung jawab dari perusahaan aplikasi kepada individu.

Annisa memperkenalkan konsep pseudo-autonomy, yaitu kondisi ketika seorang pekerja secara administratif dianggap sebagai pelaku usaha yang mandiri, tetapi dalam praktiknya tidak memiliki keleluasaan dalam menentukan tarif, memperoleh order, maupun mengendalikan mekanisme kerja yang sebagian besar ditentukan oleh sistem aplikasi. “Kemandirian bukan hanya soal status hukum. Kemandirian berarti memiliki ruang untuk mengambil keputusan terhadap pekerjaan yang dijalankan. Jika tanggung jawab semakin besar tetapi ruang kendali tetap terbatas, maka yang terjadi bukanlah pemberdayaan, melainkan pergeseran risiko kepada individu,” jelas Annisa.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan kebijakan harus diukur melalui indikator kesejahteraan yang lebih luas, seperti stabilitas pendapatan, rasa aman dalam bekerja, tingkat stres finansial, risiko kelelahan (burnout), dan kualitas hidup pengemudi beserta keluarganya. Annisa juga menilai bahwa Indonesia dapat belajar dari pengalaman sejumlah negara, salah satunya Brasil, yang menerapkan mekanisme opt-in bagi pekerja platform. Dalam skema tersebut, pekerja diberikan kesempatan memilih secara sukarela apakah akan bergabung sebagai pelaku usaha mikro, tanpa kehilangan hak atas skema yang telah dimiliki sebelumnya.

Dipo Satria Ramli, Ekonom CORE Indonesia, menilai bahwa keberadaan transportasi online telah menjadi salah satu penyangga penting pasar tenaga kerja Indonesia, terutama di tengah terbatasnya penciptaan lapangan kerja formal. Diperkirakan terdapat sekitar tiga juta masyarakat Indonesia yang menggantungkan penghidupannya sebagai pengemudi transportasi online. Oleh karena itu, perubahan kebijakan terhadap sektor ini akan berdampak luas, tidak hanya bagi driver, tetapi juga terhadap aktivitas ekonomi nasional.

Dipo menjelaskan bahwa saat ini terdapat dua kebijakan besar yang sedang menjadi perhatian para pengemudi, yaitu rencana perubahan status menjadi UMKM dan implementasi kebijakan batas maksimal komisi aplikasi sebesar delapan persen. Menurutnya, kebijakan komisi merupakan hasil perjuangan panjang komunitas driver. Namun, penurunan komisi belum otomatis meningkatkan kesejahteraan apabila jumlah order menurun atau biaya operasional terus meningkat.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Pemalang Perkuat Pengawasan Siswa Pasca Kasus Dugaan Perundungan

    Pemkab Pemalang Perkuat Pengawasan Siswa Pasca Kasus Dugaan Perundungan

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    “Kalau terjadi suatu peristiwa tetapi tidak ada bukti, tentu akan menyulitkan proses penanganannya. Karena itu CCTV menjadi kebutuhan penting agar seluruh area sekolah dapat dipantau dengan lebih baik,” katanya. Selain penguatan sarana pengawasan, ia meminta seluruh sekolah memperkuat mekanisme pencegahan kekerasan terhadap anak melalui deteksi dini, pelaporan yang cepat, serta membangun lingkungan yang membuat peserta […]

  • Upacara HUT Ke-81 RI di Pemalang Diwarnai Penyerahan Penghargaan dan Bantuan

    Upacara HUT Ke-81 RI di Pemalang Diwarnai Penyerahan Penghargaan dan Bantuan

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Rangkaian penyerahan bantuan kemudian dilanjutkan dengan pemberian bantuan satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar) kepada Kepala Satpol PP Kabupaten Pemalang Ahmad Hidayat. Berbagai penghargaan dan bantuan yang diserahkan dalam rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI tersebut menjadi bentuk apresiasi atas pengabdian sekaligus upaya Pemerintah Kabupaten Pemalang dalam memperkuat perlindungan dan kesejahteraan masyarakat.

  • Panglima TNI Berikan Pembekalan kepada Pasis Dikreg LV Sesko TNI

    Panglima TNI Berikan Pembekalan kepada Pasis Dikreg LV Sesko TNI

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    “Perang narasi merupakan salah satu ancaman paling berbahaya saat ini,” tegas Panglima TNI. Melalui pembinaan sumber daya manusia yang unggul, TNI terus berkomitmen mencetak pemimpin yang profesional, adaptif, dan berwawasan strategis guna menjaga kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.*  

  • Resmi Dibuka! Intip Kemeriahan Jambore Ranting Kwarran Ulujami Pemalang 2026 Play Button

    Resmi Dibuka! Intip Kemeriahan Jambore Ranting Kwarran Ulujami Pemalang 2026

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Riqon Arifiyandi
    • 0Komentar

    Lingkar Pantura – Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, resmi membuka Perkemahan Jambore Ranting 2026 pada Rabu (12/8/2026) di Lapangan Olahraga Desa Pamutih. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”. Ketua Kwarran Ulujami, Kak Ikhwanudin, menjelaskan bahwa perkemahan ini digelar […]

  • Satgas TMMD ke-129 Kodim 1505 Tidore Percepat Pembangunan Sumur Bor, Warga Segera Nikmati Air

    Satgas TMMD ke-129 Kodim 1505 Tidore Percepat Pembangunan Sumur Bor, Warga Segera Nikmati Air

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Lingkar Pantura – Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 1505/Tidore bersama masyarakat terus mempercepat pekerjaan fisik pembangunan sumur bor di Desa Bokimaake, Kecamatan Wasile Tengah, Kabupaten Halmahera Timur, Sabtu (1/8/2026). Semangat gotong royong tampak begitu kuat di lokasi pekerjaan. Personel Satgas TMMD dan warga bahu-membahu menyelesaikan pembangunan sumur bor agar manfaatnya segera […]

  • Masyarakat Pemalang Diedukasi tentang Cukai dan Rokok Ilegal

    Masyarakat Pemalang Diedukasi tentang Cukai dan Rokok Ilegal

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    “Mudah-mudahan dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat semakin memahami regulasi terkait rokok ilegal sehingga persebaran dan pemasaran rokok ilegal dapat kita batasi. Kalau bisa, tidak ada sama sekali rokok ilegal di Kabupaten Pemalang,” harapnya. Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Jawa Tengah Johan Hadiyanto mengajak masyarakat untuk bersama-sama meminimalisir peredaran rokok ilegal, terlebih menjelang pelaksanaan […]

expand_less