Program SEWU: Inovasi Konsorsium BUMDes Ulujami Wujudkan Desa Mandiri
- account_circle Riqon Arifiyandi
- calendar_month Selasa, 15 Sep 2026 |
- 12:05 WIB
- print Cetak

Lingkar Pantura — Forum Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang resmi merintis pembentukan unit usaha bersama berbasis konsorsium. Langkah strategis untuk menggerakkan perekonomian daerah ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Forum BUMDes di Aula Pemcam Ulujami, Selasa (15/9/2026).
Melalui konsorsium tersebut, Pemerintah Kecamatan Ulujami mendorong program Sinergi Eduwisata Ulujami (SEWU). Program ini mengusung konsep pengembangan kawasan terintegrasi yang menyatukan potensi ekonomi seluruh desa di wilayah setempat.
Camat Ulujami, Waluyo, menjelaskan bahwa gagasan ini berawal dari hasil pemetaan potensi lokal di 18 desa wilayah Ulujami. Daerah ini memiliki sumber daya yang melimpah, mulai dari pertanian lahan subur, perikanan tangkap dan budidaya, peternakan, hingga ekosistem hutan mangrove dan UMKM.
Namun, Waluyo menilai selama ini potensi tersebut masih berjalan secara terfragmentasi sehingga menghadapi keterbatasan skala ekonomi.
“Melalui program SEWU, kita ingin menyatukan potensi 18 desa menjadi satu kawasan terpadu di bawah satu brand identitas tunggal. Ini adalah langkah mengoptimalkan aset yang sudah ada tanpa harus membangun dari nol,” ujar Waluyo.
Pengembangan SEWU mengusung tagline “Wisata Berkarakter, Pangan Bermartabat, Desa Sejahtera”. Konsep ini mengintegrasikan klaster eduwisata berbasis pengalaman langsung (experiential learning). Nantinya, wisatawan diajak belajar, berpartisipasi dalam aktivitas warga pesisir dan pertanian, menikmati kuliner khas, hingga membeli produk unggulan UMKM lokal.
Pembentukan entitas bisnis berbasis Konsorsium BUMDes se-Kecamatan Ulujami ini diharapkan menjadi motor penggerak ekosistem kawasan. Selain menciptakan efek ganda (multiplier effect) bagi petani, nelayan, dan pelaku UMKM, program ini ditargetkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) secara berkelanjutan bagi seluruh desa pemegang saham konsorsium.***
- Penulis: Riqon Arifiyandi


