Rabu, 26 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Driver Ojol Jadi UMKM: Makin Sejahtera atau Merana? Ini Temuan Diskusi Paramadina

Driver Ojol Jadi UMKM: Makin Sejahtera atau Merana? Ini Temuan Diskusi Paramadina

  • account_circle Fahroji
  • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026 |
  • 22:37 WIB
  • print Cetak

Lingkar Pantura – Rencana pemerintah menetapkan pengemudi ojek online (ojol) sebagai pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu agenda kebijakan yang berpotensi membawa perubahan besar bagi jutaan pekerja platform digital di Indonesia. Di satu sisi, kebijakan tersebut dipandang mampu memberikan kepastian hukum, memperluas akses terhadap pembiayaan, pelatihan, legalitas usaha, serta berbagai program pemberdayaan UMKM. Namun di sisi lain, perubahan status tersebut juga memunculkan pertanyaan mengenai dampaknya terhadap produktivitas, kesejahteraan driver, hubungan kemitraan dengan perusahaan aplikasi, perlindungan sosial, hingga keberlanjutan ekosistem ekonomi digital nasional.

Berangkat dari pentingnya memastikan bahwa kebijakan tersebut benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat, Universitas Paramadina bersama Paramadina Public Policy Institute (PPPI), Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), dan Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia menyelenggarakan Diskusi Publik bertajuk “Driver Ojol Menjadi UMKM: Makin Sejahtera atau Makin Merana” pada Jumat (31/7/2026). Diskusi dimoderatori oleh Fadhila Maulida, Peneliti Pusat Ekonomi Digital dan UMKM INDEF.

Dalam sambutannya, Managing Director Paramadina Public Policy Institute (PPPI), Muhamad Rosyid Jazuli, menegaskan bahwa perkembangan ekonomi digital telah membawa perubahan besar terhadap struktur pasar kerja Indonesia. Platform digital telah membuka kesempatan kerja bagi jutaan masyarakat, namun pada saat yang sama juga menghadirkan tantangan baru terkait regulasi, hubungan kemitraan, perlindungan pekerja, hingga tata kelola ekonomi digital.

Menurut Rosyid, perubahan status driver menjadi UMKM tidak boleh dipahami semata sebagai perubahan administratif, tetapi harus menjadi momentum untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat dan menciptakan ekosistem transportasi online yang lebih adil dan berkelanjutan. “Kebijakan publik harus disusun berdasarkan data, bukti, dan dialog yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Yang terpenting bukan sekadar mengubah status driver menjadi UMKM, tetapi memastikan bahwa perubahan tersebut benar-benar meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujar Rosyid.

Ia menambahkan bahwa diskusi publik ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Paramadina dan PPPI dalam menghadirkan rekomendasi kebijakan berbasis riset yang mampu menjembatani kepentingan pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

Sebagai keynote speaker, Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM RI, M. Riza Damanik, menjelaskan bahwa pemerintah saat ini sedang menyusun regulasi yang mengatur hubungan kemitraan antara perusahaan aplikasi dan driver ojol dalam kerangka pemberdayaan UMKM. Menurutnya, perkembangan ekonomi berbasis platform digital telah menciptakan model usaha baru yang belum sepenuhnya terakomodasi dalam kerangka regulasi yang ada. Karena itu, pemerintah berupaya menghadirkan kepastian hukum yang mampu menjawab dinamika baru tersebut.

Riza menjelaskan bahwa terdapat lima tujuan utama dari kebijakan tersebut. Pertama, memberikan kepastian status hukum bagi driver yang selama ini berada dalam posisi yang belum memiliki landasan regulasi yang jelas. Kedua, memperkuat hubungan kemitraan yang lebih setara antara perusahaan aplikasi dan para pengemudi sehingga hak serta kewajiban kedua belah pihak dapat diatur secara lebih transparan. Ketiga, memberikan perlindungan terhadap praktik-praktik yang berpotensi merugikan driver, termasuk penghentian kemitraan secara sepihak maupun ketidakjelasan berbagai komponen biaya yang dikenakan dalam hubungan kemitraan. Keempat, membuka akses yang lebih luas bagi driver terhadap berbagai program pemberdayaan UMKM yang selama ini belum sepenuhnya dapat dimanfaatkan oleh para pengemudi transportasi online. Kelima, menjaga keberlanjutan ekosistem transportasi online sehingga mampu terus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus menciptakan peluang usaha yang sehat bagi seluruh pelaku.

Pemerintah, lanjut Riza, juga tengah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung apabila kebijakan tersebut diterapkan. Fasilitas tersebut meliputi penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB), akses Kredit Usaha Rakyat (KUR), pendampingan hukum, literasi kewirausahaan, literasi keuangan, penguatan kelembagaan ekonomi kolektif, hingga mekanisme penyelesaian sengketa melalui platform SAPA UMKM. “Kami ingin memastikan bahwa apabila driver masuk dalam ekosistem UMKM, mereka memperoleh manfaat nyata berupa akses terhadap pembiayaan, pelatihan, legalitas usaha, dan perlindungan yang lebih baik,” jelasnya.

  • Penulis: Fahroji

Rekomendasi Untuk Anda

  • TNI dan ICRC Teguhkan Kemitraan Strategis, Perpanjang Nota Kesepahaman Hukum Humaniter Internasional

    TNI dan ICRC Teguhkan Kemitraan Strategis, Perpanjang Nota Kesepahaman Hukum Humaniter Internasional

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Lingkar Pantura – Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama International Committee of the Red Cross (ICRC) meneguhkan kemitraan strategis melalui penandatanganan perpanjangan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan Pengaturan Pelaksanaan di bidang Hukum Humaniter Internasional (HHI), yang dirangkaikan dengan pembukaan Seminar HHI TA 2026 di Aula Mako Akademi TNI, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (23/7/2026). […]

  • Rapat Paripurna DPRD Pemalang Bahas KUA-PPAS 2027 dan Pertanggungjawaban APBD 2025

    Rapat Paripurna DPRD Pemalang Bahas KUA-PPAS 2027 dan Pertanggungjawaban APBD 2025

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Lingkar Pantura – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pemalang, Nurkholes hadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pemalang. Rapat paripurna yang membahas sejumlah agenda penting terkait penyelenggaraan pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah, dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang, Slamet Ramuji, didampingi Wakil Ketua II dan Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Pemalang. di Ruang Rapat Paripurna DPRD tersebut. Selasa […]

  • Jembatan Garuda di Jawa Tengah  Secara Serentak Diresmikan Pangdam IV Diponegoro

    Jembatan Garuda di Jawa Tengah Secara Serentak Diresmikan Pangdam IV Diponegoro

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Lingkar Pantura – Komitmen Kodam IV/Diponegoro dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat dan mendorong percepatan ekonomi daerah kembali diwujudkan secara nyata. Panglima Kodam IV/Diponegoro, Mayor Jenderal TNI Achiruddin, S.E., M.Han., meresmikan penggunaan Jembatan Gantung Garuda dii Desa Galangpengampon, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, Kamis (23/7/2026). Peresmian ini menjadi penanda dibukanya kembali akses yang sangat dinantikan oleh warga […]

  • Muhammad Raihan Fadila Sabet Emas, Indonesia Berjaya di Kyorugi Asian Taekwondo Open 2026

    Muhammad Raihan Fadila Sabet Emas, Indonesia Berjaya di Kyorugi Asian Taekwondo Open 2026

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Lingkar Pantura – Dominasi Indonesia sebagai tuan rumah semakin tak terbendung dalam ajang 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026. Setelah sebelumnya sukses mengamankan gelar juara umum di kategori poomsae (seni), kini giliran para atlet kategori kyorugi (tarung) yang unjuk gigi menambah koleksi medali emas bagi Merah Putih. Salah satu bintang yang bersinar di arena adalah Muhammad Raihan Fadila. […]

  • Gus Yasin Dorong Pembangunan Ekonomi yang Selaras dengan Kepedulian Sosial

    Gus Yasin Dorong Pembangunan Ekonomi yang Selaras dengan Kepedulian Sosial

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Lingkar Pantura – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menegaskan bahwa pembangunan ekonomi harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap kehidupan sosial masyarakat. Menurut Taj Yasin, pertumbuhan usaha tidak cukup hanya berorientasi pada peningkatan ekonomi, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan warga di sekitarnya. Hal tersebut disampaikan Gus Yasin saat menghadiri haul […]

  • Rasio Belanja Pegawai Masih di Bawah Ambang Batas, Pemprov Jateng Pastikan Pembayaran Gaji ASN Tetap Lancar

    Rasio Belanja Pegawai Masih di Bawah Ambang Batas, Pemprov Jateng Pastikan Pembayaran Gaji ASN Tetap Lancar

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Fahroji
    • 0Komentar

    Lingkar Pantura – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN) baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) masih aman dan tidak mengalami kendala. Meski demikian, pemerintah daerah bersama pemerintah pusat tengah membahas sinkronisasi kebutuhan belanja pegawai, menyusul banyaknya kabupaten/kota yang memiliki rasio belanja pegawai di atas […]

expand_less