Pemkab Pemalang Perkuat Pengawasan Siswa Pasca Kasus Dugaan Perundungan
- account_circle Fahroji
- calendar_month Kamis, 6 Agt 2026 |
- 17:06 WIB
- print Cetak

Lingkar Pantura – Plt. Bupati Pemalang, Nurkholes, melakukan monitoring ke SMP Negeri 4 Randudongkal, Kamis (6/8/2026), sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Pemalang terhadap penanganan kasus dugaan perundungan yang menimpa seorang siswa hingga meninggal dunia.
Dalam kunjungan tersebut, Nurkholes memberikan arahan kepada pihak sekolah, komite sekolah, guru, dan tenaga kependidikan agar memperkuat pengawasan terhadap peserta didik serta memastikan implementasi Program Sekolah Ramah Anak berjalan secara optimal.
Selain melakukan evaluasi bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, komite sekolah, dan aparat kepolisian, Plt. Bupati juga menemui teman-teman sekelas korban untuk memberikan motivasi dan penguatan. Selanjutnya, ia mengunjungi rumah keluarga korban di Desa Semingkir guna menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan dukungan moral.
“Kami hadir sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Pemalang kepada keluarga korban. Semoga keluarga diberikan kesabaran dan kekuatan. Peristiwa ini harus menjadi pembelajaran bagi kita semua agar tidak ada lagi perundungan di Kabupaten Pemalang,” ujar Nurkholes.
Ia mengapresiasi langkah cepat seluruh pihak dalam menangani kasus tersebut. Namun, menurutnya masih terdapat sejumlah hal yang perlu diperbaiki agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Saya berharap ini menjadi kasus yang terakhir di Kabupaten Pemalang. Perhatian terhadap siswa harus lebih ditingkatkan, begitu juga pengawasan terhadap lingkungan sekolah,” tegasnya.
Salah satu langkah yang akan dilakukan Pemerintah Kabupaten Pemalang adalah memperkuat sistem pengawasan di lingkungan sekolah melalui pemasangan kamera pengawas (CCTV), terutama di titik-titik yang sulit dipantau secara langsung seperti lorong sekolah, area sekitar toilet, dan lokasi yang minim pengawasan guru.
Menurut Nurkholes, keberadaan CCTV akan membantu proses pengawasan sekaligus menjadi alat pendukung apabila terjadi suatu peristiwa di lingkungan sekolah.
- Penulis: Fahroji


