Universitas Paramadina Masuk Daftar 10 Kampus di Jakarta Paling Aktif dalam Diskursus dan Kebijakan Publik Nasiona
- account_circle Fahroji
- calendar_month Senin, 27 Jul 2026 |
- 17:53 WIB
- print Cetak

Berangkat dari warisan intelektual para pendirinya yang dikenal luas sebagai tokoh pembaharu pemikiran Indonesia, Paramadina terus mengembangkan tradisi akademik yang independen, kritis, dan konstruktif dalam memberikan rekomendasi kebijakan kepada berbagai pemangku kepentingan.
3. Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara
Meski berukuran relatif kecil, STF Driyarkara memiliki pengaruh intelektual yang kuat dalam isu filsafat politik, etika publik, dan demokrasi. Akademisinya kerap menjadi rujukan dalam berbagai diskusi konstitusi, memberikan pandangan etik terhadap persoalan kebangsaan, serta berkontribusi dalam penguatan nilai-nilai negara hukum.
4. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Sebagai salah satu pusat studi Islam terkemuka di Indonesia, UIN Jakarta berkontribusi dalam pengembangan kebijakan yang berkaitan dengan moderasi beragama, hak asasi manusia, pendidikan Islam, serta dialog antarumat beragama. Kajian-kajiannya banyak menjadi referensi dalam penguatan harmoni sosial di Indonesia.
5. Universitas Trisakti
Berbekal sejarah panjang sebagai kampus yang dekat dengan dinamika perubahan sosial, Universitas Trisakti memiliki kekuatan akademik dalam bidang hukum, teknik, ekonomi, serta perencanaan wilayah. Kajian mengenai energi, pembangunan perkotaan, dan tata ruang menjadi salah satu kontribusi penting yang dihasilkan institusi ini.
6. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
Melalui berbagai pusat kajian sosial dan pembangunan masyarakat, Atma Jaya aktif menghasilkan penelitian mengenai ketenagakerjaan, kesehatan masyarakat, pendidikan, perlindungan kelompok rentan, dan pembangunan inklusif. Pendekatan berbasis data empiris menjadi kekuatan utama dalam berbagai rekomendasi kebijakannya.
- Penulis: Fahroji


